Pada perdagangan Selasa (11/11), IHSG ditutup melemah 4,124 poin (0,31%) ke level 1.336,557.
Di pasar Asia, harga minyak mentah berjangka Nymex untuk kontrak Desember turun US$ 2,12 (3,4%) diperdagangkan di level US$ 60,29 per barel.
Sentimen negatif ini jugamelanda bursa Asia yang sore ini terpantau jatuh. Indeks Nikkei turun 272,13 poin (3%) pada level 8.809,3, sedangkan indeks Topix turun 27,29 poin (3%) pada level 889,36 dengan volume transaksi yang kecil.
Pengumuman paket stimulus pemerintah China tidak mampu menahan kejatuhan bursa Jepang akibat tingginya yen dan munculnya kekhawatiran terhadap melemahnya ekonomi Amerika.
Indeks Shanghai Composite di bursa China turun 31,19 poin (1,66%) pada level 1.843,61. Terkoreksinya bursa China dipicu aksi profit taking setelah indeks naik lebih dari 7% kemarin sebagai reaksi atas paket stimulus dari pemerintah China.
Adapun indeks Hang Seng di bursa Hong Kong turun 5,5% pada level 13.935,92.
Indeks KLCI di bursa Malaysia turun hingga 8% di level 896,81 dengan volume perdagangan yang besar. Indeks Kospi di bursa Korea turun 2,06% pada level 1.128,73 dipicu kekhawatiran melambatnya perekonomian yang diprediksi akan berimbas pada perusahaan teknologi.
Perdagangan di bursa Eropa sore ini terpantau dibuka turun. Indeks FTSE 100 turun 1,5%, DAX turun 2,2% dan indeks CAC turun 2%. Sektor komoditi dan perbankan kembali melemah atas kekhawatiran ekonomi global seiring dengan penurunan terhadap harga minyak mentah dan metal.
Sementara perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia mencatat transaksi 42.477 kali, dengan volume 2,155 miliar unit saham, senilai Rp 1,635 triliun. Sebanyak 57 saham naik, 90 saham turun dan 50 saham stagnan.
PT PP London Sumatera (LSIP) rontok Rp 175 menjadi Rp 2.675,
BUMI turun Rp 160 menjadi Rp 1.450,
AALI merosot Rp 100 menjadi Rp 8.100,
PTBA turun Rp 50 menjadi Rp 6.200.
TLKM turun Rp 50 menjadi Rp 6.100,
INDF turun Rp 40 menjadi Rp 970,
ANTM turun Rp 20 menjadi Rp 1.100 dan
TINS turun Rp 20 menjadi Rp 1.200.
BATA naik Rp 500 menjadi Rp 20.500,
ASII naik Rp 200 menjadi Rp 10.150
ITMG terangkat Rp 200 menjadi 8.900
INCO juga naik Rp 130 menjadi Rp 2.200
UNTR naik Rp 125 menjadi Rp 4.075
PGAS naik Rp 40 menjadi Rp 1.920.